BAIT Ministry

HUT BAIT ke 1 di Megamendung Bogor

Kunjungan ke Jemaat Sentul dan Panti Asuhan di Bogor dalam rangka HUT BAIT Ministry ke 1.

BAIT Ministry di Toraja

Kunjungan BAIT Ministry ke SLA Mebali dan berbagai tempat wisata dalam rangka HUT BAIT ke 3.

Kunjungan BAIT Ministry ke Palu

Kunjungan BAIT Ministry ke Palu Dalam Rangka HUT BAIT Ministry ke 4.

KKR Bait Ministry di Kotamobagu

KKR BAIT Ministry di Kotamobagu Dalam Rangka HUT BAIT Ministry ke 5.

Baptisan BAIT Ministry di Kotamobagu

Baptisan Setelah KKR Dalam Rangka HUT BAIT Ministry ke 5 di Kotamobagu.

Senin, 04 September 2023

Tanya Jawab : Apakah ada tertulis larangan minum teh dan kopi, bagaimana dengan minuman lain seperti coca cola dan minuman sejenis lainnya ?

Pertanyaan :
Apakah ada tertulis larangan minum teh dan kopi, bagaimana dengan 
minuman lain seperti coca cola dan minuman sejenis lainnya ? 

 Dalam Alkitab, tidak pernah disebutkan larangan terhadap minuman seperti kopi, teh atau coca cola namun dalam Alkitab dan tulisan roh nubuat sudah dijelaskan prinsip-prinsip kesehatan sehubungan dengan apa yang kita minum. Dalam 1 Korintus 10:31 dikatakan bahwa " Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah." Selanjutnya dalam 1 Korintus 6:19 dikatakan bahwa "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" dan lebih keras lagi disebutkan dalam 1 Korintus 3:16. "Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? 3:17 Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu. " Pada ayat-ayat ini dengan tegas dijelaskan bahwa tubuh kita ini adalah bait Allah, dimana Roh Kudus hadir untuk menjalankan tugasnya bagi kita sehingga adalah tidak berkenan bagi Allah bila kita merusakkan dengan cara apapun tubuh kita termasuk melalui apa yang kita minum.

            Pada saat ini sudah begitu banyak penelitian yang menyatakan bahwa  kafein yang terdapat pada teh dan kopi berperan dalam merusak jaringan tubuh dan menyebabkan gangguan jantung. Walaupun terdapat kontra riset yang menyatakan bahwa teh atau kopi memberikan manfaat bagi kesehatan namun terbukti bahwa efek merusak kesehatan lebih besar dari manfaat yang bisa didapat dari mengkonsumsi minuman tersebut.

            Teh merangsang dan memabukkan. Pengaruh kopi dan minuman merangsang yang lain juga mempunyai pengaruh yang sama. Pada mulanya memang menggembirakan. Saraf perut dikejutkan; ini mengganggu otak dan mengakibatkan lebih cepatnya  pukulan jantung sehingga tenaga tubuhpun menjadi pendek. Rasa lelah terlupakan; kekuatan seolah-olah bertambah. Pikiran bangun, khayalan semakin jelas. Karena hasil seperti ini, banyak orang menyangka, minuman teh atau kopi mereka mendatangkan manfaat yang besar bagi mereka tetapi sebanarnya pendapat ini salah. Teh dan kopi tidak pernah memberi makan jaringan (sistem) tubuh. Efek ini dihasilkan sebelum adanya kesempatan untuk mencerna dan penyesuaian  dan apa yang kelihatan seolah-olah memberi kekuatan hanyalah rangsang terhadap saraf. Apabila pengaruh perangsang sudah habis, kekuatan yang tidak alamiah inipun merosot dan hasilnya adalah suatu keletihan dan kelemahan. Nasihat Bagi Sidang, hal. 430, 431.

Kafein-juga dikenal sebagai 1,3,7-trimetilxantin-merupakan senyawa alkaloid pahit yang ditemukan dalam teh, kopi, dan biji kakao. Efek farmakologi kafein adalah sebagai perangsang sistem saraf pusat, jantung, dan pernapasan. Efek lain kafein adalah mengendurkan otot halus, merangsang otot jantung, merangsang diuresis (aliran urin berlebih), dan dipakai untuk menangani pening. Di otak, kafein menghalangi reseptor adenosin. Seperti diketahui bahwa adenosin jika terikat ke reseptor sel saraf berefek menurunkan aktivitas sel saraf. Ini terjadi selama seseorang tidur. Akibat kemiripan struktur molekul kafein dengan struktur adenosin, kafein dapat terikat pada reseptor tetapi tidak memberi efek penurunan aktivitas sel saraf. Akibat saraf bekerja terus, ini menyebabkan pelepasan hormon epinefrin. Jika kondisi ini berlangsung, hal itu mengakibatkan beberapa efek, seperti denyut jantung lebih tinggi, tekanan darah meningkat, aliran darah ke otot meningkat, aliran darah ke kulit dan organ dalam menurun, dan pelepasan glukosa oleh hati meningkat. www.kompas.co.id/kesehatan/news/0410/07/063615.htm

Kafein bekerja di dalam tubuh dengan mengambil alih reseptor adenosin dalam sel saraf yang akan memacu produksi hormon adrenalin dan menyebabkan peningkatan tekanan darah, sekresi asam lambung, dan aktifitas otot, serta perangsangan hati untuk melepaskan senyawa gula pada aliran darah untuk menghasilkan energi ekstra. Dalam berbagai produk, kandungannya berbeda-beda, misalnya dalam 150 ml kopi seduhan sebanyak 110-150 mg, kopi instan 40-108 mg, decaffeinated (kopi dengan kadar kafein rendah) sebanyak 2-5 mg, sementara dalam teh berkisar antara 9-50 mg pada teh seduhan, teh instan 12-28 mg dan minuman teh ringan 22-36 mg. Pada minuman cola mencapai 40-60 mg, minuman energi/suplemen 50-80 mg, coklat 5-35 mg dan obat-obatan 100-200 mg (stimulan), 32-65 mg (analgesik/pereda sakit) dan 10-30 mg (obat demam). www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0205/03/cakrawala/info02.htm

Sebagian peneliti menyarankan agar wanita hati-hati minum softdrink Cola. Sebab, Cola bisa memicu rapuh tulang atau Osteoporosis. Berdasarkan penelitian di AS, wanita yang minum Cola secara teratur dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Penelitian itu dilakukan terhadap 2.500 orang. Hasil penelitian menunjukkan minum cola memicu kepadatan mineral tulang yang rendah pada wanita. Penelitian tidak menemukan hubungan semacam itu pada pria. (Hr. Terbit 18/10/06) www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2345&Itemid=2

            Saat ini di pasaran terdapat begitu banyak produk yang mengandung zat yang merusak seperti yang terkandung dalam teh dan kopi  baik produk minuman maupun produk lain termasuk dalam bentuk permen. Beberapa produk minuman energi yang dipasarkan secara lokal (di Indonesia) seperti Extra Joss, Kratingdaeng dan beberapa lagi merk minuman yang disebut minuman energi memiliki kadar kafein yang cukup tinggi bahkan oleh pemerintah ada yang sempat ditarik dari pasaran karena kadar kafeinnya melebihi ambang batas yang ditentukan pemerintah. Mengenai coca cola, menurut sumber yang dapat dipercaya, konon formulanya berbeda antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Pada daerah tertentu coca cola menggunakan bahan kayu manis sebagai pengganti cola namun untuk hal ini perlu diteliti dan pembuktian lebih lanjut.

            Pada kasus tertentu, teh dan kopi dapat digunakan untuk tujuan pengobatan namun sedapat mungkin hindarilah apalagi bila ada obat-obatan lain yang tidak menyebabkan batu sandungan bagi orang tertentu yang melihat mengkonsumsi produk tersebut. ”Satu-satunya sikap yang selamat ialah jangan memegang, jangan mencoba teh, kopi, anggur, tembakau, candu  dan minuman beralkohol.” Nasihat Bagi Sidang hal. 431.. ***





Kapribadian Ganda

 


S

alam sejahtera dalam kasihNya.. Apa kabar pembaca setia BAIT dimanapun anda berada.. jika masih ingat pemaparan saya terdahulu mengenai ‘Kepribadian Ganda’ bulan February tanggal 15 lalu, kali ini saya ingin melanjutkan membagikan apa yang saya alami dan pelajari tentunya untuk menyadari sepenuhnya bahwa Tuhan tidak pernah menyerah untuk menolong kita membentuk karakter kita menjadi seperti Dia dalam kapasitas kita masing-masing.

 

Roma 7:22-23 adalah yang saya gunakan pada waktu lalu,.. kali ini saya ingin menggunakan Roma 8:7-8 yang berbunyi demikian: “Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah;  hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

 

Mohon diperhatikan analisa berikut: “Keinginan Daging adalah Perseteruan terhadap Allah karena Tidak takluk kepada hukum Allah, lalu coba bandingkan dengan Galatia 5:17 yang bunyinya demikian: “Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan…” sekarang, jika ada pertanyaan, ‘siapa yang berani BERSETERU DENGAN ALLAH?’.. akan sangat mustahil kita menjawab SAYA bukan? Who dare to face and deal with HIM as an OPPONENT?  tapi jika kita introspeksi diri masing-masing, seberapa sering dalam hidup kita justru kita yg mengaku menyembah Allah, meninggikan namaNya dan bekerja mati-matian bagiNya.. membawa banyak jiwa kepadaNya, tetapi justru hidup tidak berkenan kepada Allah hanya karena masih memiliki ‘keinginan daging’ yang masih hidup gantinya keinginan Roh… masalahnya terletak dimana?.. siapa yang sebenarnya bertanggung jawab untuk perilaku kita yang mengakibatkan kita berseteru dengan Allah saat yang sama kita sedang melayani Dia? Yuk, balik lagi kita telaah apa itu keinginan daging..

 

Galatia 5:19-21 jelas mengungkapkan apa itu keinginan daging yang dalam terjemahan Todays English Version di terjemahkan ‘human nature’… sifat alamiah manusia… dengan lists yang terdapat di ayat tersebut di atas mari kita periksa diri sejauh mana ‘human nature’ kita yang masih hidup dan kita pilih utk menghidupkannya… renungkanlah.. mengapa hal-hal tersebut masih kita hidupkan ? Jangan silahkan human nature ya.. karena itu bukan ‘bawaan’ atau ‘warisan’ nenek moyang yang kebanyakan kita dengar diungkapkan ‘tidak bisa kita lakukan apa=apa’ yang kalimat trend nya suka kita sebut.. ‘kita kan masih manusia…’.. dan ‘’dari sananya dah begini kok’..  sehingga tidak ada upaya maksimal kita untuk memahami apa  tanggungjawab kita sebagai manusia yang SUDAH MEMILIH UNTUK MENERIMA YESUS sebagai JURUSELAMAT PRIBADI dan berjanji untuk hidup dalam Roh dan berjalan dalam Roh…

 

Saya perlu mengingatkan bahwa Firman Allah tegas mengungkapkan keinginan daging itu BERLAWANAN dengan keinginan ROH.. dan keduanya BERTENTANGAN… jangan lupa kita sebenarnya tidak bisa hidup dengan KEPRIBADIAN GANDA seperti yang sudah saya ungkapkan di waktu yg lalu.. jadi tegasnya saat kita masih melakukan hal-hal tersebut (percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya) berkaitan dengan human naturemaka kita sedang TIDAK TAKLUK pada HUKUM ALLAH… di ayat yg lain kalimat yg digunakan adalah ‘pelanggaran akan hukum Allah’ (1 Yoh 3:4)… saat kita TIDAK TAKLUK kita sedang MELANGGAR hukum ALLAH secara tidak langsung karena masih memiki keinginan Daging dalam diri kita.. KITA HARUS MEMILIH dan masing-masing punya kemampuan dan kuasa untuk melakukannya.. dari mana kuasa itu? Filipi 4:13, masih ingat? ‘Segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang MEMBERI KEKUATAN kepadaku.”

 

Coba kita bayangkan, saat kita masih hidup dalam keinginan daging justru kita sedang menjalani HIDUP YG TIDAK BERKENAN DI HADAPAN ALLAH sekecil apapun keinginan daging yang kita lakukan!... ada bisa saja sedang memuji nama Tuhan lewat pujian, berkhotbah, mengajar firman Allah, berbuat baik, menolong org dsb,… Allah sebenarnya tidak berkenan terhadap hidup yang setengah benar-setengah jahat.. Saya pernah mengalami hal tersebut, meski tidak jahat-jahat juga ketahuannya..  karena hanya dalam hati.. tapi sejak saya pahami bahwa bahkan dalam hati/pikiran meski belum bertindak, kita sudah dinyatakan bersalah maka saya jadi lebih serius menangani karakter saya bahkan mulai dari pikiran/hati saya pribadi… sulita? Kompleksa? Segitu seriusnya memiliki karakter yang diinginkanNya? Bagi saya ya, ini SERIUS. Karena berkaitan dengan hidup dan mati serta keselamatan kita pribadi.. tidak heran Petrus pernah mengungkapkan statement ini: II Petrus  3:11 Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup.

 

Lihatlah lagi list dalam Galatia 5:22-23, bukankah menyenangkan memiliki kepribadian dan karakter seperti yang tertera disana? Saya dapat membuktikan hasil karakter ini setiap kali saya berkunjung di lokasi dan tempat yang baru saya datangi serta orang-orang yang tidak saya kenal dan menjadi sahabat saya sementara saya sedang melanjutkan study… saat diungkapkan dalam Galatia 5:23 bagian akhir bahwa ‘tidak ada hukum yang menentang hal-hal tersebut’.. terjemahan lain menterjemahkan ‘tidak ada hukum agama yang melarang hal-hal seperti itu.’ (Bahasa Indonesia Sehari-hari). Lalu mengapa masih ada konflik di rumah, masyarakat sekitar, kantor, gereja bahkan organisasi dan lain sebagainya ? .. karena jelas, Alkitab sudah mengungkapkan secara sederhana dan lugas.. KEINGINAN DAGING INI BERTENTANGAN DENGAN KEINGINAN ROH… cobalah lakukan percobaan untuk mempraktekkan salah satu saja dirumah anda, keluarga anda, dilingkungan apapun anda berada lalu rasakan..!!

 

Jika kita sudah mengaku menjadi milik Kristus, apa tanggung jawab kita? MENYALIBKAN/CRUCIFY our human nature’s desire, our flesh, KILL THEM,… PUT TO DEATH..  BISA?.. JELAS BISA jawabannya ada di ayat selanjutnya.. Gal 5:25, “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, terjemahan lain menterjemahkan sebagai berikut :” The Spirit has given us life; he must also control our lives. Satu-satunya cara sederhana sekali yaitu kita memutuskan utk membiarkan ROH MENGONTROL kehidupan kita!

 

Yang menarik sekarang adalah.. justru ada yang tanpa sadar sudah menjadikan dan menghidupkan keinginan daging seperti HOBBY mereka. Jangan lupa menutup tahun dengan komitmen yang selalu BARU SETIAP HARI bukan setiap TAHUN!!!... Biarlah dunia sekitar anda mengenal anda dan saya adalah benar-benar CHRISTIANS dalam arti PENGIKUT YESUS sejati… SAHABAT YESUS, BUKAN SETERUNYA! Dan jadikan itu HOBBY yang kita sukai… MEMBANGUN DAN MEMBENTUK KARAKTER DENGAN ROHNYA

 1 Yohanes 2:6. Be in Him and Be Like Him! ***


Tanya Jawab : Apakah ada dua penciptaan yang berbeda pada Kejadian 1 & 2 ?



Pertanyaan :
Apakah ada dua penciptaan yang berbeda pada Kejadian 1 & 2 ?

 

Tanggapan Redaksi :

Historical Critical scholarship menganut paham bahwa ada dua cerita penciptaan.

Ada beberapa alasan mengapa mereka menyatakan bahwa penciptaan di Kejadian 1 dan 2 adalah dua cerita yang berbeda. Pertama, Kejadian 1 dan 2 memiliki environment yang berbeda. Pembukaan Kejadian 1 mencatat bahwa bumi hanya  terdiri dari air dan kegelapan sementara Kejadian 2 mencatatat  bahwa bumi sudah kering dan ada tanah yang diusahakan. Kedua, pemakaian nama Tuhan yang berbeda, Kejadian 1 menggunakan kata Elohim  sementara pasal 2 mengunakan kata YHWH Elohim. Ketiga, Cerita di Kejadian 1 berakhir dengan maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Sementara pasal 2 dimulai dengan 4 hal yang Allah belum jadikan (2:5).

 

Hisorical Biblical scholarship melihat bahwa  sebenarnya hanya ada satu cerita penciptaan. 

Sekarang yang mana yang benar, Historical Critical atau Historical Biblical (SDA)?

Mari kita lihat alasan yang diberikan oleh Historical Biblical Approach.

1.      Cerita Kejadian 1 adalah penciptaan yang berpusat pada Surga dimana manusia menjadi puncaknya sementara kejadian 2 adalah berpusat pada bumi dimana manusia menjadi focus.

2.      Sebagaimana manusia adalah pusat dari kejadian 1, maka Kejadian 2 juga menjadikan manusia menjadi pusat cerita.Tetapi ada perbedaan yang sangat significant antara Kej. 1 dan 2. Kata-kata kerja seperti bara’ – to create; asah – to make; natan- to appoint di temukan di Kejadian 2, sebaliknya kejadian 2 mengunakan kata-kata sperti, yasar- to form; nata- to plant; samah – to grow.

3.      Environment Account penciptaan di Kejadian 1 dan 2 berbeda.  Environment Kejadian 2 adalah berpusat di Taman Eden yang mana taman ini tidak diciptakan (bara-created) atau made (asah) oleh Allah sebagaimana yang terjadi di Kejadian 1 tapi di “planted” (nata) oleh Tuhan Allah sendiri.

4.      Kejadian 2 extended explanation dari cerita penciptaan di kejadian 1 dan penekanan untuk mengerti tentang cerita kejatuhan manusia di Pasal 3. Kejadian 2:4b mengatakan bahwa ada empat hal yang Allah belum ciptakan (dalam minggu penciptaan Kejadian 1), yaitu: Dua dari empat ini adalah tumbuhan, yaitu:

  1. "shrub of the field" siah hassadhe

2.    "plant of the field“ ‘esev hassadhe

Apakah ini tidak kontradiksi dengan Kej. 1:11-12 yang mengatakan bahwa Allah menciptakan Tumbuh-tumbuhan pada hari ketiga? Tidak. Alkitab Bahasa Indonesia tidak memberikan terjemahan yang baik tetapi dalam bahasa aslinya. Ibrani, dua tanaman ini adalah berbeda. Tumbuh-tumbuhan di Kejadia 1 adalah

1.      deshe (vegetation): ‘esev matsry' (seed-bearing plants) [according to its kind]

2.      tsr' `es pry asa pry (seed-bearing fruit trees) according to its kind"

Dan ini adalah makanan manusia seharusnya di Taman Eden. Sementara "shrub of the field" siah hassadhe adalah semak (thorny plant-tumbuh-tumbuhan berduri) dan ini sangat banyak di jumpai di padang dan "plant of the field“ ‘esev hassadhe adalah “plant of the field” atau tumbuhan yang dioleh oleh manusia dengan berkeringat akibat dosa dan buahnya menjadi makanannya.  

3.      Belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu. Tuhan tidak pernah merencanakan untuk manusia untuk bekerja mengusahakan tanah. Adam dan Hawa hanya bekerja mengusahakan tanah oleh karena dosa.

4.      Belum ada Hujan. Sebelum manusia berdosa Hujan belum pernah turun. Hujan adalah berkat tapi hujan juga adalah penghukuman karena dosa.

 

Kesimpulan:

Tidak ada dua account penciptaan tapi hanya satu.

  1. Kejadian 2 adalah extended account dari Kej. 2 yang menekankan hubungan Allah dan manusia.
  2. Pengunaan nama Allah yang berbeda (Kejadian 1 Elohim dan YHWH Elohim di Kejadian 2) menunjukan bahwa Allah (Elohim) yang maha kuasa dan pencipta, Dia juga YHWH yang dekat dekan dengan turun ke dunia dan ber-fellowship dengan Manusia.
  3. Kejadian 2 tidak pernah mengklaim sebagai account penciptaan karena kata kerja yang di pake berbeda dengan kata kerja di Kejadian 1 dan tumbuh-tumbuhan di kejadian 2 adalah tumbuh-tumbuhan yang berbeda di Kejadian 1.

Hasil gambar untuk gambar penciptaan dunia


Tanya Jawab - Apakah Perjamuan Suci Suatu Keharusan ?

 

Pertanyaan :

Apakah Perjamuan Suci adalah keharusan yang kalau tidak dilakukan berarti berdosa atau apakah kalau dilakukan mendapat pahala sedangkan kalau tidak dilakukan rugi sendiri tetapi tidak apa-apa kalau tidak dilakukan ?


Tanggapan Redaksi

 


Selama Yesus berada di atas dunia ini, Dia meninggalkan dua upacara penting untuk dilakukan oleh semua yang percaya kepadaNya, yang pertama adalah upacara baptisan dan yang kedua adalah upacara perjamuan Tuhan (the Lord's supper.) yang dikalangan Advent lebih dikenal dengan upacara perjamuan suci. Baptisan yang suci diperuntukkan bagi orang percaya yang baru akan bergabung menjadi bagian umat percaya sedangkan perjamuan suci diperuntukkan bagi orang percaya yang sudah bergabung dalam kumpulan umat percaya. Kedua upacara ini adalah merupakan keharusan bagi semua yang mengaku sebagai pengikut Kristus dimana kedua upacara ini diperintahkan langsung oleh Kristus untuk dilakukan oleh semua orang percaya.

 

Untuk Baptisan suci Yesus menjanjikan bahwa "siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan" sedangkan "siapa yang tidak percaya akan dihukum". Sangat jelas pahala apa yang kita dapat sedangkan untuk perjamuan suci tidak ditegaskan pahala atau hukuman apa yang diterima bila kita tidak melakukannya namun dibalik perjamuan suci ada manfaat yang sangat besar bagi yang melakukannya.

 

Dalam Alkitab tidak dirinci berapa kali setahun upacara perjamuan suci itu dilakukan. Gereja Advent tidak melakukan ini setiap minggu atau setiap bulan atau setahun sekali seperti pada gereja tertentu. Gereja Advent biasanya melakukan perjamuan suci  empat kali setahun dengan pertimbangan waktu ini adalah yang paling ideal dimana bila terlalu sering dilakukan dikuatirkan upacara perjamuan suci akan kehilangan maknanya dan acara ini hanya menjadi tradisi tanpa makna dan waktu ini diyakini tidak terlalu lama karena bila terlalu lama juga akan berdampak sama seperti bila terlalu sering, dimana akan ada waktu yang cukup lama umat tidak merasakan manfaat dari perjamuan suci itu.

 

Manfaat yang sangat penting dalam perjamuan suci adalah proses sebelum diadakan upacara perjamuan suci yaitu melakukan pemeriksaan diri atau menguji diri (1 Korintus 11 : 28) dan untuk menguji diri sendiri harus terlebih dahulu mengerti prinsip-prinsip dalam mengikuti perjamuan suci seperti yang diteladankan oleh Yesus, yaitu :

·        Kerendahan hati untuk melayani (Filipi 2 : 7, Matius 20 : 28, Galatia 5 : 13) yang disimbolkan dalam upacara pembasuhan kaki.

·        Pembasuhan hati dari hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan (Yohanes 13 : 10,

·        Sebuah persekutuan pengampunan dimana jika kita mengampuni kesalahan orang lain maka Tuhan pun akan mengampuni kita. (Matius 6 : 14, 15; Yohanes 13 : 14).

·        Sebagai persekutuan dengan Kristus dimana bila kita mengambil bagian dalam upacara perjamuan suci ini maka ini memberikna kesempatan bagi kita untuk menerima bagian dalam Kristus (Yonaes 13 : 8)

·        Untuk memperingati penebusan yang Yesus lakukan untuk manusia (1 Korintus 11:24)

·        Sebagai Perjamuan yang melambangkan persekutuan dengan Kristus (1 Korintus 10: 16, 17)

·        Sebagai antisipasi kedatangan Kristus kedua kali. (1 Korintus 11:26)

 

Perjamuan suci ini dikhususkan bagi yang beriman kepadaNya dan mengajarkan semua yang beriman kepadaNya untuk melakukan upacara ini dengan penuh hormat dan pujian. Bagi mereka yang tidak melakukan ini selayaknya maka ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan (1 Korintus 11: 27)

 

Alasan anggota jemaat tidak mau mengikuti upacara perjamuan suci, di antaranya :

  1. Belum mengerti sepenuhnya manfaat perjamuan suci.
  2. Merasa belum selayaknya mengikuti perjamuan suci, kemungkinan belum menyelesaikan masalah dengan orang lain atau belum berdamai dengan orang lain.
  3. Alasan pribadi lainnya yang harus diselesaikan pada saat diadakan upacara perjamuan dengan pertimbangan menunda mengikuti perjamuan atau sudah mengikuti acara perjamuan dijemaat lainnya dalam waktu yang belum terlalu lama.

 

Manfaat yang paling dirasakan selama mengikuti upacara perjamuan suci terutama bagi mereka yang sebelumnya memiliki masalah pribadi dengan orang lain. Dengan adanya perjamuan suci mendorong umat percaya untuk segera menyelesaikan masalahnya dengan orang lain yang kemudian membawa perdamaian dan kedamaian dalam hati masing-masing dan dalam jemaat. Umatpun akan merasa menerima pahala kedamaian dan pengampunan dengan mengikuti upacara perjamuan suci. ***